Urus Kehilangan dan Kikuknya Birokrasi

Begitulah kikuknya birokrasi Indonesia. Mereka sudah berusaha berbenah, saya sudah berusaha mengikuti prosedur. Tapi tetap saja disini-sana banyak salah. Ah….SUDAHLAH!

Dompet saya hilang.

APA?!?

Iya, dompet saya hilang awal bulan Januari. Diambil orang. Padahal semua kartu bahkan lapisan dalam dompet sudah saya tempeli stiker nomor ponsel saya lho, ternyata tetap saja tidak ada yang mengembalikan. Padahal si maling harusnya membuang dompet itu setelah mengambil uangnya supaya dompet itu ditemu orang lalu dikembalikan bukan? Yahh…nasib.

Eh, tapi bukan itu inti cerita saya ding. Itu tadi cuma sekedar curhat colongan saja. Maafkan… Continue reading

Kenalan dengan Biennale Jogja XI

Perhatian: Bahaya hasrat menggelora untuk datang ke Jogja. #lebay

Ini ceritanya, di Jogja sedang berlangsung event senirupa yang keren: Biennale Jogja XI (sebelas) dari tanggal 26 November 2011 – 8 Januari 2012

Keren kenapa?

Pertama, event ini cuma ada dua tahun sekali, dan sekalinya diadakan, durasi atau masa berlangsungnya selalu lama (kali ini sekitar 45 hari). Itu berartiiii para pengunjung punya kesempatan lebih lama untuk menyaksikan karya-karya senirupa yang ditampilkan.

kedua, karena event ini dua tahun sekali, jadi untuk menunggu yang selanjutnya harus tunggu 2 tahun lagi kan? Hehehe

Ketiga, karena saya jadi tukang cuap-cuapnya wakakakakakak! *hakdessh*

tunggu dulu! Memangnya Biennale Jogja itu apa sih? Kok baru dengar?

Continue reading

Si M

Pagi itu aku mengantar seorang sahabat ke stasiun kereta. Itu adalah pertama kalinya aku mengantarnya ke sebuah perhentian kereta setelah tak bertemu setahun lamanya. Kami sudah berpisah 2 tahun semenjak ia merampungkan studi lebih dulu dariku. Tapi saat itu tak ada perpisahan. Tak ada lambaian tangan atau pelukan. Continue reading

Ku coba tuk…bertahan (sepanjang Lebaran)

Lebaran bisa dibilang momok tahunan buat setiap orang. Siapa yang bilang? Saya! Hehehehe!

Tapi bukan cuma saya yang pusing, di saat seperti ini orang-orang di Dinas Perhubungan pasti stres! Ada gelombang manusia setinggi ombak pasang berdesakan pulang. Padahal jalur jalanan tidak tambah lebar, padahal sehari hanya 24 jam, jadi tidak mungkin menambah lebih banyak jadwal perjalanan. Fiuh..benar-benar melelahkan! Continue reading

Intermeso: Kulsus (Kuliah Kursus)

Mumpung saya sedang jeda sebentar, saya mau cerita. Tentang hari pertama saya kulsus. Kuliah Kursus.

Sebetulnya bukan kuliah, tapi juga bukan kursus. Namanya Extension English Course, materinya diambilkan dari fakultas Pendidikan Bahasa Inggris, tapi lama studi hanya sekitar 4 semester. Ini yang saya ambil tahun ini. Di tengah morat-maritnya pengaturan jadwal dan keseharian, sepertinya rencana kursus terlihat seperti kemustahilan.

Tapi saya sudah daftar, sudah tes, dan sudah saya bayar.

Tidak bisa diundur atau dibatalkan. Jadi kenapa tidak dijalani saja dulu seniat mungkin-sepenuh hati?

Sistem kursus ini menyerupai kuliah. Ada paket kredit mata kuliah yang harus ditempuh. Seminggu sekitar 4 hari pertemuan dengan masing-masing 2 mata kuliah per hari. Lama masing-masing tatap muka adalah 1 jam 50 menit. Dimulai dari jam 2-6pm. Betul-betul jam yang menantang sebab itu adalah jam efektif kerja sekaligus tidur siang. Haahhhhh…..

Tapi dengan harga yang relatif terjangkau dibandingkan dengan kursus komersil manapun, saya mendapatkan paket lengkap yang diinginkan oleh seorang yang setengah mati ingin mahir menulis dan bercakap-cakap bahasa asing Inggris. Mata kuliahnya saja meliputi Speaking, Listening, Pronounciation, Fluency, Structure, Writing, dst. Apa lagi yang saya harapkan?

Makanya harus diniati dan dijalani sepenuh hati. Supaya satu saat nanti muncul tulisan saya yang berbahasa Inggris dengan baik dan enak dibaca. Doakan yaaa!!!

 

Love,