Kepada Sapardi Djoko Damono

Selamat hari lahir Sapardi. Sungguh, aku menghargai saat jumpa denganmu untuk pertama kali. Genggam hangat tanganmu entah kenapa begitu haru dan membahagiakan.

Sudah lama aku mengatur mimpi untuk berjumpa. Sejak aku terkesima pada larik sajakmu yang ingin mencintai dengan sederhana.

Bukankah kita semua berharap begitu?

Ketika hari itu tiba, lututku lemas kehilangan topangannya. Berdebar hanya dengan mengetahui kau disana. Seperti gadis remaja jatuh cinta.

Sekarang aku tahu mengapa puisimu selalu lembut menyapa. Malam itu aku melihat pancar wibawa dan kebijakan yang sederhana.

Puisimu selalu berhasil larutkan waktu. Aku merasa tak perlu memulai hari dg tergesa.

Aku ingat rasa bahagia saat kau putuskan menerbitkan ulang seluruh karya. Tahukah kau, aku nyaris gila mencarinya kemana-mana?

Aku juga ingat bahwa larik pilihanmu membuat jantung temanku pernah berdebar tak tentu. Dalam resapan kata, tersentuh hatinya.

Aku selalu menjadi sosok yg berjalan sendiri di lorong sunyi pada suatu pagi. Ketika air mata tak terbendung lagi dan aku ingin hujan menutupi.

Dua bait sajak penuh makna yang bahkan nyaris tak berima, Telah membiusku sekian lama. Membayangi masa mudaku, aku meresapinya dalam-dalam di jantungku.

Ratusan pasangan mengutipnya dalam undangan kawin mereka. Ratusan lainnya berjalan mengucap sumpah diiring musikalisasinya.

Siapa yg tak menghela bahagia jika dicinta begitu kuat, sederhana, dan sempurna? Seperti awan pada hujan.

Ijinkan aku menutup luapan rasa dengan harapan. Betapapun kecil kesempatan, apakah kita bisa bertemu di persimpangan waktu. Kudoakan terbaik untukmu..

*catatan:
Potongan-potongan ucapan ini saya tujukan pada penyair kesayangan: Sapardi Djoko Damono yang berulangtahun 20 Maret di twitter saya, @jenk_el #SDD
Saya muat disini agar abadi.

Karena, waktu adalah fana bukan? Kita abadi.

Steve Jobs: Kemudahan dalam Kecanggihan

Pagi ini lini masa Twitter dipenuhi ungkapan dukacita. Bukan artis, bukan selebritis. Dia adalah orang yang telah membuat teknologi impian jadi kenyataan: Steve Jobs.

Bisa dibilang orang ini adalah tipikal jenius-visioner. Dia adalah co-founder, chairman, dan chief executive officer Apple Inc. Dia juga bergabung di studio animasi PIXAR Animation sebagai chief executive. Continue reading

Nate Berkus

This man is a brilliant decorator (plus a gorgeous smile too as a bonus!)

 

stunning!

 

Pria satu ini sering wara-wiri di Oprah Show sebagai seorang dekorator. Sulit untuk tidak jatuh cinta padanya (hmmm….;)) sebab dia punya mata yang sangat bagus dan senyuman lebar yang bisa membuat jantung absen tugas beberapa detik hehehe…

Dan sangat sulit bagi saya menulis tentangnya dengan objektif…sebab saya JATUH CINTA dengannya!!! aargggh! tolooong! ^O^ Continue reading