He said, “Well Done”


Mimpi itu akan datang lebih cepat jika kita berusaha giat

kurasa sebaris kata yang muncul di kepalaku itu sudah mengobarkan semangatku dalam beberapa detik saja. Seperti minyak tersulut api dan whoops! terbakar!

hanya saja, mimpi yang dimaksud bukan keadaan REM (Rapid Eye Movement) yang secara ilmiah digambarkan sebagai keadaan yang menyebabkan kita merasa bermimpi….mimpi itu seperti gelembung harapan yang membubung tinggi dan bisa pecah menjadi kenyataan. Itulah yang aku inginkan: menjadi nyata dalam realita!

realita yang aku inginkan adalah melempar toga ;D bukan berarti wisuda adalah segalanya…tapi itulah awal dari semuanya. Dengan melepas status mahasiswa aku bisa melanjutkan mimpiku yang lain dan berjuang mewujudkannya. Tidak perlu lagi membiayai institusi pendidikan yang sebenarnya tinggal formalitas belaka sebab aku sudah tidak masuk kelas rutin.

dan hari ini…entah apa yang membuat Mr.D sepertinya senang, (aku bersyukur untuk apapun itu), dia menyanjungku dengan satu kalimat “well done mbak, maju terus” (setelah sebelumnya mengalihkan perhatian dari komputer dan benar-benar menatapku)

apa?

apa aku tidak salah dengar?

setelah berminggu-minggu melontarkan pandangan skeptis padaku dan usahaku yang sepertinya gagal dengan maksimal….dia melontarkan kalimat itu? kalau ada daftar kalimat keajaiban dunia, aku akan masukkan satu baris itu dalam daftar tersebut! pujian dan Mr.D jarang sekali berada dalam satu kalimat, terlebih lagi disampaikan langsung pada sasaran hehehe…

Sering kudengar pujian Mr. D tapi itu untuk mahasiswa A yang berhasil ini atau mahasiswa B yang akhirnya berhasil itu. Tapi….katakan aku melambung…tapi dia mengatakannya…padaku.

Aku tidak bisa menahan cengiran lebih lama. Sungguh.

Sebab satu kalimat itu berarti dua hal: satu, aku boleh melanjutkan langkahku dan dia merestui, sementara yang kedua: well..aku tidak tau..tapi dia berhasil menaikkan level semangatku sampai ke surga ketujuh! permohonanku didengar…dan dikabulkan! sumpah! itu sangat berarti!

inilah yang disebut oleh seseorang sebagai “Mestakung” seMesta menduKung…hahahhaha! sepertinya Tuhan sudah jatuh iba, surga jatuh iba, alam jatuh iba..padaku! dan aku tidak keberatan jadi objek iba-mengiba ini…apapun,selain faktor usaha, yang dapat mendukung dan mempercepat langkahku akan kuterima dengan terbuka!

the real surprise!

YES!

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s