Inilah saat yang (tidak) tepat tuk berpisah


Dheg!!!

Itulah perasaan saya saat sebaris kalimat itu terpampang sebagai status dosen saya. Entah apa yang mendorong saya masih berada di warnet hingga jam segitu dan harus menyaksikan status itu. Bukan. Bukan sesuatu tentang hal yang menakutkan. Ralat. Memang menakutkan! Untuk saya setidaknya! Tangan saya sampai dingin membaca sebaris kalimat “akhirnya kuputuskan untuk berangkat…” O’oh!!ini buruk!

Desas-desus bahwa Mr. D mendapat beasiswa dan berangkat ke LN sudah lama saya tahu namun…bukan secepat ini! Bahkan untuk beberapa saat yang benar-benar sebentar, saya tahu kabar bahwa dia kehilangan kesempatan itu…entah mengapa. Namun melihat kebulatan tekad yang tertera dalam sekalimat itu hilang sudah rasa tenang. Saya punya perasaan yang sangat kuat bahwa….bagaimanapun, dosen pembimbing saya akan berangkat. Dan pergi meninggalkan saya dalam proses oh-nyaris-selesai-dalam-dua-bulan?

Saya sedih. Itu fakta.

Tapi Mr.D akan pergi. Itu juga nyata.

Hanya Tuhan dan beberapa orang saja yang tahu bagaimana beratnya proses saya sampai disini. Berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk mengisi otak kosong saya dengan pemahaman baru dan mencoba membuat Mr. D menganggukkan kepala pada judul dan konsep yang sepertinya amburadul ini. Saat membayangkan harus memulai lagi semua itu dengan dosen lain…saya, kehilangan kata-kata. Memang tidak dari NOL, tapi rasanya sama saja. Apa yang Anda rasakan jika orang yang bersama kita di awal perjalanan berbeda dengan yang mengantar di final? Bisa saja dosen pengganti akan merasa separo terpaksa sebab ketambahan mahasiswa yang tidak ia tahu prosesnya.

Gelisah.Galau.Cemas dan was-was.

Ada beberapa opsi memang. Salah satunya adalah menunggu Mr.D kembali dari perjalanannya yang hanya 3 bulan itu. Dengan berpikir bahwa mungkin saja skripshit saya tidak selesai dalam 2 bulan ini, toh sama saja dengan menunggu kepulangan Mr. D. Tapi bagaimana jika bisa selesai? Akan sangat membuang waktu dengan menunggunya kembali. Belum tentu juga saat kembali Mr. D langsung bisa bekerja lagi seperti biasa. Tidak….saya harus realistis.

Pertanyaan dan kecemasan mengaduk perasaan hingga terbawa mimpi… Malam itu saya bermimpi. Untuk pertama kalinya Mr. D terasa sangat ramah…sebab dia datang ke rumah saya sebagai…guru LES!!! Hahahahhahaha! Entah kenapa dalam mimpi semua terasa wajar (jadi ingat film INCEPTION). Tapi dia guru les-entah-apa kedua teman saya. Pertanyaannya: Kenapa ada dua teman saya nge-les di rumah saya?? Entah yaaa!!!

Lalu saya menemui beliau sambil berbasa-basi sebentar. Dengan ramah dia bertanya heran, “Ohh..ini rumah kamu toh?” (Pertanyaan kedua: Kenapa selama ini ngelesi teman saya, saya tidak ada sampai dia tidak tahu saya yang punya rumah??).

Obrolan yang tidak persis saya ingat alurnya sampai ada percakapan ini:

Saya: “Pak…seandainya saya harus ganti dosen…Bapak punya saran siapa?”

Mr. D: “…(sambil makan), ngg…secara formal? Tidak ada”

Wuiiih niy dosen maksudnya tidak tergantikan?? ;D

Dengan agak mendesak, saya bertanya lagi.

Saya: “aduh pak…tinggal 2 bulan nihhh…please bantu Pak”

Tadinya saya berpikir bahwa dia akan bilang “tidak apa. Tidak perlu ganti dosen”. Tapi dia hanya menjawab sambil berpikir (menerawang jauh sedikit sambil diam sejenak)

Mr. D: “Kartowikromo

HAAAHHH?!?! JEGLERRRR!!!!

Bukan tentang saya keberatan dengan Pak Kartowikromo….tapi…

ITU SIAPA YAAA???? Wakakkakakakakak!!! Padahal saya mulai sadar bahwa saya tengah bermimpi…tapi saya justru mengingat harus menanyakan satu hal lagi..dan itu tidak tertanyakan. Sampai bangun.

Dan saya bangun dengan lupa apa yang harus saya tanyakan.

Sebal.

Yah…siapa tahu kalau mimpi itu wangsit?? heheheheh

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s