Apa gunanya registrasi ke 4444 dan IMEI??


Handphone saya hilang. Lagi.

Inilah kenapa saya tidak pernah ngotot beli Hape mahal. Yang terakhir hilang ini juga bukan tipe yang mahal, bahkan kalau beli sekarang harganya mungkin kisaran 250-300ribuan. Tapi jelek-jelek begitu, saya butuh isinya tau! #Hmmmhh…sulit sekali menahan diri mengumpat!#

Yang paling menyebalkan dari semua proses kehilangan adalah: MENGURUS PROSES PEMULIHANNYA!

Baik, hape-nya sudah saya relakan diambil orang…tapiiiii disitu ada nomor-nomor kontak, sms banking, dan juga sms-sms penting! Proses pengembalian nomornya juga sudah tidak sesulit dulu dimana kita harus bawa kotak sim card sebagai bukti kepemilikan ke kantor provider yang kita gunakan. Tapi saya tetap tidak bisa rela jika barang itu disalahgunakan!

Pengalaman yang duluuu…Sim card saya ketinggalan di rumah gara-gara Hape saya…HILANG! (oooh stop it! Saya tahu kok kalau saya pemecah rekor kehilangan!Sh*t!). Setelah beli handphone baru (yang sekarang hilang…Sh*t!), saya baru sadar kalau sim card saya ketinggalan di rumah! Padahal saya sudah mau balik ke Jogja. Akhirnya saya minta tolong ayah untuk mengirimkannya. Singkat cerita, nomor itu nyasar ke pihak ke-3 bukannya ke alamat saya, lalu saya diberitahu teman yang dihubungi oleh si penerima kartu bahwa kartu saya ada di dia. Saya hubungi orang itu dan ternyata kartunya sudah digunakan untuk lala-lili sana-sini, sms banking saya diblokir bank gara-gara salah masukin PIN (jelaslah!geblek juga pakai coba-coba!). End of story! Saya marah-marah juga sama orang itu…hilang sudah niat berterima kasih dan memberi imbalan! dasar brengsek…

Nah sekarang inti kekesalannya adalah…Saya TIDAK BISA BLOKIR nomor hape saya sendiri agar tidak disalahgunakan! Mau googling kayak apa juga tidak ada jawabannya! Saya sudah telpon ke CS Telkomsel (provider yang saya pakai) dan mereka menjawab layanan pemblokiran hanya untuk pengguna pasca bayar! Damn!

Lalu apa gunanya dulu kita registrasi identitas ke 4444???

Kenapa mereka tidak bisa gunakan sistem Bank saja? Seperti kalau saya melakukan pemblokiran kartu ATM hilang, mereka menanyakan hal-hal yang hanya bisa dijawab oleh pemilik saja. Toh kalau memang data yang kita isikan di 4444 itu benar, kita tidak perlu takut tidak bisa jawab toh??

Benar-benar bikin emosi!

Lalu saya juga sering mendapat tips untuk mencatat IMEI handphone agar kalau sewaktu-waktu hilang, kita bisa melakukan pemblokiran melalui operator agar tidak disalahgunakan. LAGI-LAGI, lihat lagi poin di atas! Kalau yang hilang adalah handphone-nya pengguna pra-bayar…berarti tidak bisa diblokir? Lalu pemblokiran HP hanya bisa dilakukan kalau kondisi nomor aktif, lha kalau nomor itu dipindah ke HP lain? Kalau dimatikan? Tidak bisa kannnn!

Saya benar-benar putus asa dengan sistem perlindungan hak konsumen di negeri ini!

Sudah bayar mahal, ribet ngurusnya, pelayanannya jelek…dan kita tetap harus “puas” dan lapang dada menggunakannya dengan alasan BUTUH??

Benar-benar..really damn sh*t happen!

 

I give up!

 

 

4 thoughts on “Apa gunanya registrasi ke 4444 dan IMEI??

  1. nah saya nyasar ke halaman ini. HP saya juga hilang beberapa waktu yang lalu. Padahal udah pilih HP yg bener2 minim fungsi, eh masih aja diembat orang. Hiks…data di sim-nya itu loh…kesel bgt, untung sempat beberapa saya simpan di email. tapi tetep aja kesel

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s