8 Februari nanti dan…sedikit berpikir lagi


8 Februari nanti, saya akan ada di ruang ujian skripsi.

Yeah! Hari pertarungan itu akan tiba juga akhirnyaa!Saya sih dari dulu suka angka 8 meski itu bukan angka keberuntungan untuk saya…katanya. Tapi saya rasa, karena akan dihela di tanggal 8, ini bisa jadi pertanda baik hehehehe! Di hari itu, ibarat episode satu babak Mortal Combat, saya si Jagoan dalam cerita akan berhadapan dengan musuh berwajah ramah dan bersenjatakan pertanyaan-pertanyaan. Dari cerita teman-teman yang sudah masuk ruang 3×3 itu, keadaan di dalam tidak semengerikan yang dibayangkan. Tidak akan ada pertanyaan sulit yang sifatnya menjatuhkan. Paling malah jadi ajang ngobrol dan gosip heheheh! Lho? jadi ini bukan ajang pertempuran donk? walalaaahh….

Apakah saya gugup? Apakah saya cemas? Apakah saya takut?

Umm…tidak terlalu sebenarnya. Atau lebih tepatnya, saya tidak merasakan apa-apa selain…PANIK! What the hell…8 Februari itu tinggal seminggu lagi! Saya belum bikin presentasi, saya belum beres-beres kamar, mata kanan saya dikencingi serangga, dan muka saya bertambah tua beberapa hari! Jerawat di pipi kanan saya nambah satu lagi!Sial!

Hahahahah! Itu definisi orang panik versi saya.

Yang jelas, ada semacam melankoli yang mampir di hati. Seolah saya sudah tiba di ujung jalan. Sudah hampir waktunya melepaskan yang ini lalu mencari yang lain lagi. Saya menyukai kehidupan sekolah, kehidupan kuliah..kehidupan di Jogja…dan sebentar lagi, saya akan meninggalkannya.

Rasanya?

“…”

Jadi saya hanya bisa terus melaju mengikuti waktu. Ini sudah saatnya, sudah waktunya. Saya sudah merasakan semua pahit manisnya masa belajar, suka dukanya masa berlatih dan berpikir bebas. Ini waktunya saya membuka gerbang realita yang ada di depan mata. Berpikir…mau ke mana?

Mungkin saya akan istirahat sebentar. Mengendapkan pikiran dan menata lagi perencanaan. Saya akan menikmati waktu untuk diri saya beberapa saat. Tidak berpikir yang berat-berat. Mencoba membuat daftar mimpi yang ingin saya miliki dan saya wujudkan di masa depan.

Dan…dalam daftar itu saya tak mencantumkan urutan umum kehidupan seperti: lulus-kerja-menikah-punya anak-lalu mati.

Biarlah alam dan Yang Punya mengatur urutannya. Saya hanya mengejar apa yang saya percaya bisa membuat saya bahagia. Meskipun untuk menggapainya ada jalan penuh cabang dan halang rintang. Hanya saja, saat ini saya sedang berada pada masa merasa-sangat-tidak-yakin pada apa yang ingin saya lakukan. Karena itu…saya akan biarkan semuanya mengendap dahulu sampai ada pikiran-pikiran yang datang dan menuntun saya pada sebuah keputusan.

Life is all about choice…and once we choose,

there’s no way back

 

Cheers!

 

2 thoughts on “8 Februari nanti dan…sedikit berpikir lagi

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s