Perilaku aneh bocah dan ortu yang salah kaprah!


Saat sedang mengerjakan revisi skripsi sambil nonton televisi, ada liputan berita tentang Bocah Bensin. Si anak, kecanduan menghirup aroma bensin yang dijual orang tuanya.

…………………..

Apaaa?? What the…?!

Ini mengingatkan saya pada berita heboh tentang video balita yang merokok dan mengeluarkan kata-kata kasar. Yang lebih aneh lagi, video itu populer dan dianggap sebagai hiburan yang sukses! Woaaa! Saya tidak ingin membicarakannya. Cukup untuk meningkatkan emosi saya!

Kembali ke Bocah Bensin. Kata orang tuanya, kalau tidak dibolehkan mencium aroma bensin, anak itu akan lemas dan mengamuk. Singkatnya, semua orang juga tahu, bocah itu terlanjur kecanduan! Lalu kalimat klise lainnya, “saat ditanya mengapa orangtua tidak memeriksakan kesehatan sang bocah, mereka mengaku tak punya biaya.”

PRANGGG!!! Andai ada kaca gratis, sudah saya pecahkan semua saat ini juga!

Saya merasa mendidih sekaligus berapi-api tentang beberapa hal yang sudah pasti:

1. Si pecandu adalah BOCAH.

Tolong garis bawahi kata itu. Apa anda tahu definisi bocah? Anak kecil? Makhluk manusia berukuran mini yang tidak tahu kalau melipir jurang itu beresiko jatuh kalau tidak pegangan? Makhluk yang belum bisa memutuskan apakah merokok itu baik bagi tubuh atau tidak, makhluk yang belum tahu apa resiko perbuatan dan apa yang akan terjadi kalau dia menyakiti diri sendiri??

2. Orang dewasa yang…

Dengan merujuk poin 1, sudah tugas orang-orang dewasa di SEKITARNYA yang mencegah si bocah memasuki area bahaya! Tidak hanya orang tua! Tetangga, teman orang tua, kakak yang sudah besar, guru ngajinya, pak RT-nya, wajib menganggap hal ini sebagai sesuatu yang serius dan bukan sebagai hiburan atau bahan tertawaan. Mereka kira ini kebun binatang? Menonton perilaku “unik” anak makan kapur, merokok, menghirup bensin itu dikira menonton sirkus?? Sirkus saja dikutuk sebagai penyiksaan hewan. Apalagi manusia berakal sehat pasti tahu, bahwa sistem kekebalan tubuh anak kecil belum sanggup mencerna bahan-bahan pangan aneh…apalagi kapur! Apalagi bensin! Apalagi rokok!

3. dan ternyata…

Memangnya gampang jadi orang tua?? Anak dianggap apa? Modal hari tua?? Cukup dibuat, dilahirkan, diberi makan, disekolahkan lalu nanti dia yang menanggung biaya kalian semua? Betapa!

Hey, kalau anda mengetahui hal semacam itu, ada di dekat anda, dan anda hanya menganggap itu sebagai hiburan….maka anda juga ikut andil dalam mewarnai seorang calon manusia dewasa dengan sifat hal-hal yang membahayakan.

STOP menganggap ini hiburan.

Ketika orang memutuskan punya anak, berarti dia sudah mengambil segenap resiko dan tanggung jawab untuk menjaga kehidupan baru agar menjadi makhluk manusia dewasa yang lebih bertanggung jawab lagi. Supaya hidup jadi lebih baik! Kalau tidak, mending jangan punya anak! Cuma akan menambah sesak muka bumi dan mendegenerasi kualitas manusia masa depan! Betapa pendidikan sudah jadi sebuah kebutuhan, juga tanggung jawab bagi kita untuk saling berbagi potongan pengetahuan yang kita miliki. Apakah saya menghina orang tua bocah? entah. Saya hanya merasa tidak seharusnya orang tua membiarkan anaknya bermain dengan bahaya tanpa tameng yang menjaganya.

Ah ya, andai Nanny Deb, Nanny Stella dan Nanny Jo mengetahui hal ini…sudah pasti orang tuanya dapat pukulan besar di pantat! Anaknya merengek? Biarkan!

Orang tua mana yang membiarkan anaknya bermain-main dengan ular padahal ia tahu si ular belum makan?

 

 

Jogja, dengan keheranan yang besar pada arah jaman…

2 thoughts on “Perilaku aneh bocah dan ortu yang salah kaprah!

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s