Cewek cowok secungkring Aming


Masih ingat dengan Aming? Aktris aktor bertubuh ceking ramping dengan spesialisasi peran waria alias banci? :D Sampai sekarang saya masih heran ada orang yang bertubuh setipis itu hehehe! Tapi nyatanya, tipe tubuh semacam itu cukup banyak juga loh berkeliaran di sekitar kita :D

Saya ingat suatu kali pergi berboncengan dengan seorang teman, ada sebuah motor menyalip kami dari kiri. Sepasang muda-mudi. Saat melintas saya lihat mereka berpelukan si cewek memeluk dari belakang sang cowok yang membonceng dia. Tipikal pemandangan malam mingguan sebenarnya.

Sampai saya lihat…

Ternyata tangan si cewek hampir memeluk dirinya sendiri! Badan cowoknya pipih seperti papan talenan! Hwahahahaha! :D

Yaaa, lihat cowok tersebut saya langsung teringat Aming, mereka sama-sama…CUNGKRING! Mantaaap!

Well, asosiasi imej yang muncul kalau saya dengar kata cungkring selalu mengarah pada…biting! (jawa untuk lidi) :D Saya sebetulnya kurang paham juga kenapa orang menyebut tipe tubuh yang sangat tipis dan pipih dengan kata “cungkring”. Kenapa tidak..ummm dorang misalnya? :D (Tau ikan dorang? pipih kan?) Tapi pilihan kata itu memang tidak tepat. Ikan dorang pipih vertikal kontur muka sementara orang cungkring (ceking)…pipih ke samping :D 

Dulu saya kira orang bertubuh cungkring itu karena kurang gizi :D Maaf yaa tidak bermaksud menyinggung. Tapi otak saya memang sulit menerima bahwa orang-orang bertubuh cungkring yang makan dengan porsi normal (dan mencukupi Angka Kebutuhan Gizi) ternyata asupan gizinya tetap tidak berfungsi jadi daging. Mereka tetap saja “langsing”. Saat orang lain repot susah menurunkan angka timbangan, mengencangkan lengan atau menyedot lemak yang bertimbunan, mereka susah hati memikirkan cara sebaliknya. Saya ingat bahwa seorang teman saya yang super langsing sudah mencoba beragam cara. Mulai dari menambah porsi makan sampai termakan iklan…susu penambah berat badan.

Saya agak segan atau sungkan memeluk orang setipis talenan. Soalnya mirip memeluk tiang heheheh! Niatnya memeluk badan yang saya dapat malah tulang #no offense cynnn!# :D Kalau lihat tipe tubuh semacam itu, mau tak mau saya juga jadi membayangkan satu adegan pembedahan: Saya, lengkap dengan jubah operasi dan pisau bedah di tangan kiri, asisten di sisi kanan siap memegangi korban. Kami ingin membuktikan satu pernyataan: Benarkah mereka yang bertubuh super langsing itu benar-benar punya komponen dalaman yang sama dengan manusia pada umumnya #Plakkk! Digampar balok kayu glondongan# eeeh gak sopan! :D

Jangan-jangan…unsur dan struktur tubuh mereka cuma ada tiga: kulit, tulang, dan sirkuit mekanik :D Heraaaaan lho saya!

Atau jangan-jangan…mereka pernah mengalami tekanan kebatinan? Soalnya saya waktu skripsi juga mengalami penurunan berat badan. Habis-habisan. Ukuran celana panjang saya turun 2 angka. Anda iri? Jangan. Soalnya saya malah dikira anoreksia :D Muka saya jadi tirus, wajah saya pucat dan malah mirip anak yang tak terurus. Makanya sekarang saya sedikit paham perasaan mereka-mereka yang cungkring itu, kami ingin terlihat sehat dan bergizi! Makanya saya diet nutrisi. Weits, jangan dikira diet itu artinya semata-mata penurunan berat badan ya…Dalam artian lain diet juga bisa disebut sebagai “a particular selection of food, esp. for improving a person’s physical condition or to prevent or treat disease“. Jadi tujuan utama diet ya menjaga keseimbangan nutrisi melalui pola makan yang tepat untuk kesehatan.

Soalnya, siapapun dan apapun bentuk tubuhnya, sehat itu tetap tujuan utama. Yang berlebihan tentu rawan penyakitan. Terlalu gemuk? banyak resiko. Terlalu kurus? Sama saja bro! Tapi kalau mau diet tepat ya konsultasi ke pihak yang bisa kasih saran akurat. Saya ikut saran teman yang diberi resep oleh dokternya untuk diet TKTP RL (Tinggi Kalori Tinggi Protein Rendah Lemak). Cuma karena susah menghitung kalori tiap makanan, saya ambil jalan tengahnya saja: Tidak makan junkfood atau cemilan instan, tidak minum soda, banyak makan protein nabati (kedelai/tempe, alpukat) dan kurangi makanan gorengan terutama yang minyaknya tidak diganti-ganti #Hiiii yucks!#

Solusi lainnya? Jangan termakan iklan. Contoh: susu penambah berat badan. Kata teman saya, temannya sudah coba, susu macam itu memang benar-benar menambah berat badan. Tapi karena harganya bikin dompet ikutan ceking, akhirnya angka timbangan yang sudah susah-susah ditambah itu ya berkurang lagi ke hitungan semula: mahal jreeeng!

Nah, ayo kita lawan ceking (dan kelebihan lemak juga) for a healthy living!

 

Semangaaaatttt!

 

3 thoughts on “Cewek cowok secungkring Aming

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s