(Cuapan gak penting) Edisi 5: Galau adalah trending topic!


Saya sedang tidak kreatip. Saat ini mungkin saya adalah seorang kere-aktif = si kere yang aktif…beredar, mengeluh, dan ogah-ogahan. :D

Jadi, sekali ini saja…mari kita bicara ngawur tentang hal-hal tidak terlalu penting seperti “galau” yang jadi hot topic dan kata paling fenomenal abad ini..eh, beberapa waktu ini :D seperti tagline sebuah stasiun radio online @pamityang2an “Karena galau adalah harapan…” hahaha!

Terima kasih pada pencetus kata “galau” sebagai kosakata gaul yang baru, banyak orang bisa mendefinisikan kerumitan perasaan yang mereka alami sebagai bentuk kegalauan hehehe.. Galau sendiri sepemahaman saya bisa berarti keadaan pikiran yang susah, kalut, bingung, sulit memutuskan sesuatu. Kata ini sangat tepat digunakan pada generasi masa kini yang kebanjiran informasi dan terhempas kesana-kemari oleh cepatnya situasi.

Kebingungan harus percaya pada apa dan apa yang bisa dipercaya. Tak lagi yakin pada diri sendiri dan orang lain. Mengalami kecamuk rasa yang sering salah dikira. (Dikira cinta, ternyata cuma kagum saja. Dikira benci, sebetulnya cuma marah sebentar. Dikira semangat, ternyata hanya sementara)

Saya sendiri setelah melewati galau tahap satu segera mendapat orderan galau tahap berikutnya. Bertubi-tubi. Situasi akan hubungan, pekerjaan, pilihan hidup, sedikitnya waktu, banyaknya yang harus dilakukan…membuat saya ingin jongkok, telungkup, membenamkan kepala..dan melupakan semua. Hibernasi ala beruang kutub, bangun-bangun sudah waktunya kiamat :D

Karena galau juga kadang berarti alasan pelarian… 

Biarpun setiap orang bisa dengan bercanda mengatakan bahwa ia mengalami kegalauan, tapi kadang tawa itu juga bisa jadi penanda kebenaran. Sesungguhnya hanya ingin lari dan sembunyi. Apa yang dirasakan sekarang, ketika dirasa terlalu melelahkan dan meresahkan, bisa jadi andil untuk melakukan sebuah pelarian. Ingin saja kabur dan menutup mata. Berharap semua penyebab risau mengabur sendiri.

Apakah galau harus dinikmati atau ditinggal pergi?

Kadang-kadang saja galau memang “menarik” untuk dinikmati. Sensasi perasaan tak menentu, gelisah dan pacuan adrenalin tentu lebih menarik ketimbang perasaan “lempeng” dan “biasa” yang cenderung monoton. Tapi jika ia diikuti, bisa jadi jebakan bagi produktifitas diri sendiri. Pasalnya, ketidakstabilan emosi kita tidak berujung pada penyelesaian. Ujung-ujungnya, galau ini berubah menjadi sifat moody, tidak fokus, membingungkan dan menyebalkan. Mana ada yang tahan berlama-lama dengan orang yang tidak menstabilkan perasaannya sendiri? Salah seret arus, bubar semua.

Kadang juga, galau bersumber pada satu masa lalu…

Saya teringat pada kata-kata motivator Mario Teguh di Facebook hari ini

“Sebagian besar dari kesedihan kita tidak disebabkan oleh yang baru terjadi, tapi oleh pengulangan ingatan mengenai kesalahan dan perlakuan buruk orang lain di masa lalu.” (Mario Teguh)

Dan karenanya, solusi untuk hal ini cuma satu, “Bebaskanlah hati Anda. hiduplah dengan damai.”

Saya sedang mencarinya. Cara membebaskan hati dari hantaman perasaan yang tidak jelas dan membuat saya sering lupa bernafas…dengan benar. Kebingungan yang seringkali membuat mengantuk sebab berharap tidur dapat melenyapkan gangguan. Perasaan-perasaan yang membuat saya tidak dewasa sebab hanya ingin melarikan diri ketimbang menghadapi dan menuntaskannya sampai tak kembali lagi.

Maka satu cara yang harus saya awali adalah menemukan lagi ritme nafas yang benar: panjang..dalam..teratur…tarik nafas…panjang…dalam…hembuskan…perlahan…

Optimisme dibutuhkan dalam dosis besar untuk memberantasnya!

love,

One thought on “(Cuapan gak penting) Edisi 5: Galau adalah trending topic!

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s