Salam kenal dan sugeng tindak mbak Femi…


Ini adalah waktu jeda langka yang bisa saya dapatkan. Sejak menyetujui belajar jadi jurnalis di media ini, nyaris tak ada waktu untuk melakukan “hobi” lagi. Status ‘part time blogger’ pun sudah saya ganti jadi ‘rare time blogger’ Iya. Langka.

Lalu mumpung ingat, saya iseng menelusuri blog milik mbak Femi. Dia ini senior kampus yang tak pernah saya temui. Pun tak akan pernah sempat saya temui nanti. Soalnya dia sudah nggak ada. Tapi, entah nasib apa yang bawa saya ke sini. Di sini, di media yang sekarang menaungi saya,  mbak Femi pernah kerja jadi jurnalis 7 tahun lamanya. Dan akan terus begitu andai waktu tidak berhenti di dunianya. Dulu saat ada kabar dia nggak ada, saya cari tahu dia di media maya. lalu ketemu blognya, ketemu twitternya, ketemu tulisan tentang dia. Saya suka blognya. Dia pinter cerita, kata-katanya singkat mengena. Kelihatan kalau orangnya apa adanya. Temannya banyak dan jelas dia sepertinya gampang bergaul. Begitu juga arsip-arsip artikel yang pernah dia tulis. Bagus-bagus.

Sesaat, saya merasa sedang membelok ke jalurnya. Iya, ikut jejaknya. Andai takdir, semesta, dan niat saya mendukung mewujudkan, saya juga ingin seperti dia. Bukan copy cat-nya. Tapi saya ingin punya semangat juangnya, sifat simpelnya dan optimismenya menatap hidup.

Dan ini satu potongan cerita yang saya temukan di blognya. Cerita tentang kakak dan 1000 hari ayah tercinta. Bikin sesak seketika…

dan saya bertemu esti.

saya memeluknya, erat. long time no see. sungguh, saya sayang padanya. tahu kenapa? karena hanya dia yang saya punya.

saya akan memindahkan sebentar kehidupan saya ke jogja. untuk esti. untuk ayah. untuk ibu. untuk rumah bumijo.

(diambil dari tulisannya disini)

Sugeng tindak mbak, kita nggak pernah ketemu, tapi saya harap mbak Femi sekarang tenang di sana. Semoga mbak Esti juga baik-baik saja. Sama seperti dia yang hanya mbak punya, cuma mbak Femi (saudara) yang dia punya.

Salam terbaik,

EA

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s