Malas Bergerak di Melbourne!


Halo semuanya! Selamat tahun baru! Semoga tahun ini penuh rejeki dan kebaikan untuk kita semua walaupun cobaan-cobaan bakal terus berdatangan!

Kalau misalnya ada yang bertanya, Elga kemana saja, kok lama enggak update blognya? Hmm…alasan utama ya sebetulnya sama dengan penyakit semua orang: malas. Tapi supaya enggak terlihat pemalas, aku memulai #Elgaminiblog di media sosial Instagram: @elgapotter. Menulis berdasarkan foto yang diunggah terlihat lebih mudah dan praktis sih ya! Hahahaha!

Ada banyak hal terjadi dalam 2 bulan terakhir, salah satunya adalah aku berpindah lokasi dari Darwin di Northen Territory ke Melbourne, Victoria. Perjalanan sekitar 3 minggu bersama keluarga Boatwrights akhirnya berakhir. Aku sudah mengucapkan selamat tinggal saat bertemu mereka di Launceston, Tasmania, beberapa hari lalu. Ah…sedih sekali dan perasaanku jadi melankolis karena mereka orang-orang yang sangat baik dan hangat. Soal cerita perjalanan, kota-kota yang kusinggahi, orang-orang yang kutemui dan kejadian yang kualami, akan kutulis dalam postingan berbeda kalau ada semangatnya hahaha!

Aku sampai di Melbourne 3 hari lalu. Saat itu sudah malam saat pesawat Jet Star Launceston-Tullamarine mendarat. Barangku berat sekali, total 14 kilogram padahal cuma kantong tidur, sedikit baju dan peralatan lain. Aku bersumpah akan segera menjual tas kerilku yang berat itu! Aku sampai di rumah keluarga asuh baru di Box Hill, salah satu suburb di timur laut Melbourne (eh, bener nggak ya?).

Di sini, aku akan menjadi aupair (lagi). Bedanya, aku “cuma” akan kerja sekitar 18 jam seminggu untuk akomodasi dan makanan gratis. Jadi tak digaji seperti au pair penuh waktu lain. Nahhhhh, di sini aku mulai merasa sedikit khawatir hahaha! Bagaimana kalau aku tidak segera mendapat pemasukan? Apalagi aku kemarin habis cukup banyak uang saat jalan-jalan di Tasmania (yang ini juga akan kuceritakan lain kali hahaha!)

Seharusnya sih aku sudah mulai giat menyebar CV ke toko-toko yang membutuhkan pegawai, atau beriklan di papan-papan pengumuman. Tapi apa yang aku lakukan? Nguntel di balik jaket, kaos kaki dan selimut. Melbourne dingin nian! Benar-benar bikin aku ‘mager’ alias malas gerak! Huhuhu! Padahal sekarang suhunya 19 Celcius, tapi untukku yang dijuluki ‘sunbear’ alias beruang matahari karena doyan suhu panas (di atas 25 Celcius) sama Kylie (hostmumku yang dulu), suhu di bawah 24 Celcius sudah tak tahan! Aku sungguh iri sama mbak-mbak modis yang lalu lalang memamerkan betis atau bahu. Sementara, aku memakai kaos lengan panjang berblut jaket, berkalung syal, memakai lapisan di balik celana jins dan selalu bersepatu.

Di sini aku lebih enggan menyentuh air keran. Karena untuk mengeluarkan air panas butuh waktu, aku mengurangi waktu mandiku. Padahal sih dari Indonesia juga sudah malas mandi, apalagi di sini! Tapi aku harus mulai bergerak, kalau tidak nanti enggak bisa beli tiket kemana-mana. Aduh, sudah jam satu aja…mau coba eksplor area dulu deh. Sampai jumpa!

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s