Gadis (Delapan) Juni


-Paringa, South Australia, (lagi-lagi) dini hari-

Jam 00.00 delapan Juni, kusenandungkan lagu happy birthday untuk diriku sendiri. Sambil menggosok roda-roda ban berjalan mesin penyortir jeruk. Yap, momen monumental tiga dekade hidupku kurayakan dengan bekerja di pabrik pengemasan jeruk di Murtho, South Australia. Indahnya…

Tidak ada sarkasme dalam pernyataanku itu. Sebab tidak ada euforia pesta apapun namanya. Aku sudah terlalu “tua” untuk merayakan pergantian usia dengan pesta. Tahun lalu saja aku merayakan ulang tahun dengan piknik solo dan tidur siang di kebun raya hahaha.

Tapi aku selalu menjadikan bulan Juni sebagai bulan kesayangan. Aku juga menyukai angka 8 yang merupakan tanggal kelahiran dan simbol dari kelekangan. Aku membuat delapan dan Juni memiliki romantisme pribadi dan kunikmati sendiri.

Karena itu aku berjanji pada diriku sendiri, bahwa di hari ulangtahunku, entah di manapun, akan selalu jadi pengingat pribadiku untuk selalu merayakan hidup. Mengenang masa lalu yang membentukku di hari ini, dan menanam harapan akan masa depan.

Tahun ini, delapan juniku “kurayakan” dengan makanan siap saji usai pulang bekerja bersama teman-teman serumahku di Paringa. Kami kenal belum seminggu, tapi mereka bakal jadi keluargaku sampai waktuku di Australia habis masa.

Hm…tahun depan delapan juniku di mana lagi ya? Semoga boleh kualami di belahan bumi lainnya. Amin.

image

Anna, Indah, Tim dan Citra…keluargaku di Paringa.

One thought on “Gadis (Delapan) Juni

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s