Pengeluaran di Australia


Saat ini saya sedang di bus menuju Adelaide dari Renmark sebelum lanjut ke Melbourne dan bertolak pulang ke Indonesia. Nah, daripada nganggur, saya jadi pengen berbagi gambaran biaya hidup di Australia. 

Barusan saya iseng membuka aplikasi Money Lover di ponsel untuk mengkaji keuangan. Saya sudah memakai aplikasi ini sejak 2014 lalu dan beli versi berbayar karena merasa nyaman dan mudah melakukan evaluasi keuangan dengan berbagai kategori dan sinkronisasi.

Periode evaluasi yang saya pilih adalah 2 Juni 2016 hingga 6 Oktober 2016. Kenapa? Karena periode inilah saya intens “hidup normal” di Australia. Dalam artian, saya memiliki pekerjaan reguler dan bertanggung jawab penuh terhadap setiap pengeluaran. Sebelumnya saya tak perlu memikirkan biaya sewa dan belanja bahan makanan.
Oya, pemasukan tidak saya sertakan karena alasan pribadi. Tapi sebagai mantan wartawan, saya paham kalau pembaca ingin menerka. Silahkan saja :)
Jadi, selama hidup sekitar 4 bulan di South Australia, saya merogoh kocek untuk:

1. Transportasi AU$ 1,783.39

Sekitar Rp 17juta. Woah. Banyak. Tapi ingat insiden Oppa mogok dan menabrak kangguru? Selain bensin mobil sendiri, saya juga menumpang mobil teman untuk berangkat kerja dan saya bayar biaya harian AU$ 2-5 untuk bensin.

2. Sewa tempat tinggal AU$ 2,500

Kaget? Sama. Biaya nge-kos semacam ini setara 1,5 tahun di Jakarta dan ini cuma 4 bulan di desa Australia. Bah. Oya, ini termasuk bond alias uang jaminan yang biasanya dikembalikan pemberi sewa saat kita sudah selesai. Dengan catatan, tak ada kerusakan. Kalau kalian bikin jebol tembok…babay bond!

3. Makanan dan Minuman AU$ 982.94



Ini adalah pengeluaran saya selain belanja rutin mingguan. Di luar kegiatan memasak saya ya. Saya memang doyan makanan jadi tidak pernah terlalu menahan diri. Well, hidup cuma sekali :p

Oya, ini juga kontribusi makanan atau minuman saat diundang pesta. Enggak kayak di Indonesia di mana pengundang yang menyediakan segalanya, pesta di Australia cukup santai dan tamu biasanya membawa sesuatu misalnya bir, salad, kue, dan lain-lain.

4. Groceries alias belanja bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari AU$ 944.54



Sehemat-hematnya saya dengan memilih homebrand, saya memang tukang makan hahaha. Selama di South Australia apalagi harus masak sendiri, saya jadi gemar berkreasi. Yang praktek resep kue lah, resep masakan lah, berakhir dengan bengkaknya pengeluaran hahaha.


5. Telco alias pulsa ponsel AU$ 200

Oke. Ini kelemahan saya. Saya enggak suka ribet dan kadang slebor urusan data. Jadi, begini hasilnya. Kalau mau menekan pengeluaran telco sebetulnya bisa saja, cukup repot sedikit denga gonta-ganti provider. Itu masalahnya. Saya males :p


6. Shopping alias belanja AU$ 581

Uhuk! Bagaimanapun saya cuma perempuan biasa. Gampang tergoda barang dan baju lucu. Rasanya sih sudah beli versi diskonan, tapi pas evaluasi begini kok jumlahnya lumayan ya. Mampus.

7. Opportunity Shop alias Op Shop AU$ 328.55

Uhuk lagi! Saya terlalu cinta op shop dan tidak malu menyandang gelar ratu hahaha! Biarpun barang bekas pakai, tapi senang rasanya kalau menemukan sesuatu yang unik dan murah. 

Misalnya mixer tangan berpegangan kayu yang klasik, atau baju desainer masih berlabel harga, atau boots kulit yang keren punya. Andai Australia cuma sejarak Depok-Jakarta dan tanpa visa, mungkin saya sudah punya toko sendiri dengan barang yang saya kurasi hihihi!

8. Travel AU$ 631


Ini adalah “modal” saya datang dan pergi ke dan dari Renmark, SA. Berupa tiket bus dan pesawat.
Selain pengeluaran di atas, saya juga melunasi tagihan kartu kredit sekitar AU$ 1400. Sisanya? Bokek, saudara. Sisanya balik ke ibu karena untuk ke Australia saya pinjam dari beliau. 
Jadi, pendapatan di Australia memang menggiurkan. Tapi biaya hidupnya juga menakjubkan. Karena saya bukan pekerja keras yang rajin menabung dan berhemat, maka saya bukan contoh sempurna untuk mereka yang ingin membawa pulang segentong dollar.

Apapun itu, hidup cuma sekali, buddy! Lakukan yang kalian inginkan! Cheers!

4 thoughts on “Pengeluaran di Australia

Jadi, bagaimana menurutmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s